Dulu kita adalah satu. Dekat ataupun jauh rasanya tetap teduh. Sekarang kita tetap saja satu. Walau rasanya kian tak menyatu. Kadang ku iri. Ku iri pada tanah tempat kau berdiri. Ku iri pada bantal tempat kepala itu terlelap. Ku iri pada mereka yang bisa tertawa bersamamu setiap hari....
prev
next
Penyesalan, kau tahu? Kosa kata berimbuhan yang paling ku benci. Penyesalan, kau tahu? Ketika kau melakukakan sesuatu ...
Desember 31, 2015
No Komentar
Assalamualaikum wr. Wb Alhamdulillah, senang rasanya bisa kembali nulis lagi di blogku yang mungkin uda bersarang ...
September 12, 2015
No Komentar
Angin Sepertinya baru kemarin Sepertinya baru sebentar Tapi mengapa? Mengapa rasamu begitu membekas? Angin Aku masih ...
Juni 18, 2015
No Komentar
Selamat malam buat kamu Iya kamu, lelaki hebat yang selalu ada untukku Selalu siap sedia menghapus setiap debit air ...
Oktober 05, 2014
No Komentar